Kanker Payudara Metastatik: Harapan Hidup dan Prognosis

Memahami Metastasis

Jika Anda pernah diberitahu bahwa Anda menderita kanker payudara metastatik, ini berarti bahwa kanker telah berkembang ke tahap yang dikenal sebagai stadium 4. Kanker payudara stadium 4 mengacu pada kanker yang telah menyebar di luar jaringan payudara ke area lain di tubuh.

Untuk memahami prognosis kanker payudara stadium 4, ada baiknya mengetahui tentang proses metastasis. Saat kanker “bermetastasis,” telah menyebar ke luar bagian tubuh tempat asalnya. Dalam kasus kanker payudara, menerima diagnosis stadium 4 bisa berarti kanker telah mencapai organ di luar payudara, seperti tulang, paru-paru, hati, atau bahkan otak Anda.

Kanker Payudara Metastatik

Apa Prognosisnya?

Kanker payudara metastatik tidak sama untuk semua orang yang memilikinya. Menurut National Breast Cancer Foundation (NBCF), gejala Anda di stadium 4 akan tergantung pada sejauh mana kanker telah menyebar di tubuh Anda.

Meski kanker payudara metastatik tidak menyembuhkan, bisa diobati. Menerima perawatan yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup dan umur panjang Anda.

Tingkat Kelangsungan Hidup Stadium 4

American Cancer Society (ACS) menyatakan bahwa tingkat kelangsungan hidup lima tahun setelah diagnosis untuk orang dengan kanker payudara stadium 4 adalah 22 persen.

Persentase ini jauh lebih rendah dari pada tahap awal. Pada tahap 3, tingkat kelangsungan hidup lima tahun relatif adalah 72 persen. Di tahap 2, sudah di atas 90 persen.

Karena tingkat ketahanan hidup lebih tinggi pada tahap awal kanker payudara, diagnosis dini dan pengobatan sangat penting.

Memahami tingkat Ketahanan Hidup

Tingkat kelangsungan hidup untuk kanker payudara didasarkan pada penelitian terhadap banyak pasien dengan kondisi ini. Namun, statistik ini tidak dapat memprediksi hasil pribadi Anda, karena prognosis setiap orang berbeda.

Harapan hidup Anda dengan kanker payudara metastatik mungkin akan terpengaruh oleh:

  • Usia kamu
  • Kesehatanmu yang umum
  • Reseptor hormon pada sel dengan kanker
  • Jenis jaringan yang terkena kanker
  • Sikap dan pandanganmu

Statistik Umum

Ada beberapa fakta umum yang sangat membantu untuk mengetahui tentang prognosis kanker payudara. Menurut University of Maryland Medical Center (UMMC):

  • Setelah kanker paru-paru, kanker payudara menyebabkan lebih banyak kematian pada wanita daripada jenis kanker lainnya.
  • Perempuan dalam kelompok ekonomi yang lebih tinggi memiliki tingkat ketahanan hidup yang lebih tinggi daripada perempuan di kelompok yang lebih rendah.
  • Banyak wanita dengan kanker payudara sekarang hidup lebih lama dari biasanya. Selama 10 tahun terakhir, jumlah kematian akibat kanker payudara telah menurun drastis.

Bagaimana Jika Kambuh?

Dalam beberapa tahun terakhir, wanita di bawah usia 50 tahun telah mengalami penurunan angka kematian akibat kanker payudara yang sangat kuat, laporan UMMC. Penurunan ini sebagian disebabkan oleh peningkatan skrining dan pengobatan untuk penyakit ini.

Meskipun mendapat keuntungan ini, penderita kanker payudara perlu mengingat kemungkinan kembalinya kanker mereka. Menurut UMMC, jika kanker payudara Anda akan kambuh, kemungkinan besar akan melakukannya dalam lima tahun ketika Anda menerima perawatan untuk kondisi ini.

Sebelumnya, Lebih Baik

Tahapan kanker payudara Anda saat Anda didiagnosis memainkan peran penting dalam prognosis Anda. Menurut National Cancer Institute (NCI), Anda memiliki kesempatan terbaik untuk bertahan hidup dalam lima tahun pasca diagnosis ketika kanker payudara didiagnosis dan ditangani pada tahap awal.

Ingat bahwa setiap orang berbeda, dan respons Anda terhadap pengobatan mungkin tidak sesuai dengan keinginan orang lain – bahkan di tahap 4. Bicarakan dengan dokter Anda untuk mengetahui lebih banyak tentang faktor individual yang dapat mempengaruhi prognosis Anda.

Mengalahkan Kanker Payudara Stadium 4, Mungkinkah?

Pasien yang terhormat, Kami tidak menghalangi anda untuk pergi ke dokter, silahkan konsultasikan penyakit anda ke dokter ahli sebagai pendamping dan tim Anda untuk melawan kanker. Karena saat ini anda sedang berperang, dan membutuhkan tim untuk membantu anda melawan penyakit kanker yang anda derita.

Selain mengkonsultasikan ke dokter, tidak ada salahnya juga Anda mengkonsumsi obat herbal tradisional untuk membantu mengobati penyakit kanker yang Anda alami dan menjaga stamina serta membantu memelihara kesehatan. Berfikirlah positif guna menjadikan sugesti yang baik untuk membantu kepercayaan diri anda.

Manfaat Sirsak Untuk Mengobati Kanker
Keyakinan banyak orang bahwa daun sirsak (Annona muricata L) memiliki khasiat melumpuhkan keganasan kanker, tampaknya bukan sekadar kepercayaan kosong.

Manfaat Sirsak Untuk Mengobati Penyakit KankerMelalui serangkaian proses ekstraksi, kandungan kimiawi bioaktif dalam lembaran daun sirsak terbukti efektif mematikan sel kanker, setidaknya pada kanker serviks dan kanker nasopharynx.

Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS dosen Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, bersama Adi Prayitno (Fakultas Kedokteran) dan Anif Nur Artanti (Fakultas Farmasi), selama setahun terakhir melakukan eksplorasi aktivitas bioaktif pada daun sirsak untuk anti kanker nasopharynx dan serviks.

Hasil penelitian tim gabungan antar-fakultas tersebut masih memerlukan uji klinis untuk memastikan efektivitasnya. Hasil uji laboratorium di Fakultas MIPA menunjukkan, kandungan bioaktif daun sirsak ternyata mampu mematikan sel kanker.

“Kami fokus meneliti lemampuan itu pada dua jenis kanker tersebut, karena penyebab kanker serviks dan nasopharynx yang tumbuh di tenggorokan adalah virus. Jenis kanker ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua umur,” jelas Prof. Okid kepada wartawan, saat memaparkan hasil penelitiannya di laboratorium FMIPA UNS, akhir pekan lalu.

Menurut peneliti yang dibantu beberapa mahasiswa FMIPA itu, daun sirsak yang memiliki kandungan bioaktif paling baik, adalah daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Jika daun terlalu tua, katanya, bahan bioaktifnya sudah tidak berfungsi.

Sedangkan daun yang terlalu muda, bahan bioaktifnya kurang maksimal. “Untuk dijadikan obat, harus diuji klinik dan kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi,”

Prof. Okid menegaskan, dalam penelitian laboratorium, formula yang disebut isolat sirsak itu belum dapat digunakan sebagai obat. Dia menyatakan, isolat sirsak itu harus diuji secara klinis yang melibatkan ahli farmasi.

“Isolat sirsak itu belum menjadi obat, karena masih harus diuji secara klinis. Kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi untuk pengujian agar dapat digunakan sebagai obat. Penggunaanya juga harus dilakukan dokter, karena sifat bioaktifnya tidak bisa digunakan sembarangan”

Para mahasiswa yang membantu Prof. Okid menjelaskan, pembuatan isolat sirsak tersebut melalui proses relatif panjang. Daun-daun sirsak lebih dahulu dicuci dan dikeringkan, lalu dipanaskan dalam oven dengan suhu maksimal 50 derajat Celcius.

Daun yang telah kering diblender, sehingga menghasilkan serbuk daun sirsak seberat 600 gram. Serbuk tersebut selanjutnya dijadikan pasta melalui proses ekstraksi dengan ethanol 95 persen.

“Setelah melalui beberapa tahap proses lanjutan, akan dihasilkan isolat sirsak untuk disuntikkan pada sel kanker. Berdasarkan beberapa kali pengujian, ternyata hasilnya menunjukkan sel-sel kanker mati,” ungkap Prof. Okid.

Dalam penelitiannya, tim ahli gabungan juga mengembangkan penelitian manfaat daun sirsak sebagai obat kanker, namun bukan dalam bentuk isolat sirsak.

Inovasi berupa pemanfaatan daun sirsak yang dia sebut sebagai bioproduk, dengan cara penggunaan mudah dan dapat dilakukan setiap orang itu, berfungsi sebagai agen terapi kanker.

Manfaat Keladi Tikus Untuk Mengobati Kanker

Bagaimana mekanisme keladitikus mengatasi sel kanker? ‘Keladitikus mampu memblokir perkembangan sel-sel kanker dan tumor,’ kata Wahyu Suprapto, herbalis di Kota Batu, Jawa Timur, dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang meresepkan keladitikus. Menurut Lina Mardiana keladitikus menghambat pertumbuhan sel kanker sekaligus meningkatkan stamina pasien.

Manfaat Keladi Tikus Untuk Mengobati KankerDr Dyah Iswantini, periset di Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, membuktikan keladitikus sebagai antikanker. Dyah meneliti daya hambat ekstrak air dan etanol keladitikus terhadap aktivitas tirosin kinase. Enzim tirosin kinase mempengaruhi perkembangan sel-sel kanker di tubuh manusia.

Daya hambat ekstrak etanol dan air panas berkonsentrasi 700 ppm melebihi daya hambat genistein-senyawa antikanker. Sedangkan ekstrak keladitikus dengan air demineralisasi menghambat 76,10% enzim tirosin; daya hambat genistein Cuma 12,89%. ‘Adanya daya hambat itu menunjukkan keladitikus berpotensi sebagai antikanker,’ kata Dyah.

Riset itu sejalan dengan penelitian Peni Indrayudha dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia membuktikan ekstrak natriumklorida daun keladitikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). Peni menginkubasikan DNA plasmid (pUC18) dengan sejumlah protein dari ekstrak daun Typhonium flagelliforme pada suhu kamar selama 1 jam.

Ekstrak daun keladitikus terbukti memotong rantai DNA sel kanker sehingga berbentuk menjadi nick circular alias lingkaran semu sebagaimana tampak di bawah sinar ultraviolet. RIPs merupakan protein dengan aktivitas mampu memotong rantai DNA atau RNA sel. Dampaknya pembentukan protein sel pun terhambat sehingga sel kanker gagal berkembang.

Pada pengobatan, RIPs menonaktifkan perkembangan sel kanker dengan cara merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Selain itu RIPs juga memblokir pertumbuhan sel kanker. Ekstrak keladitikus yang mengandung RIPs mampu memotong rantai DNA sel kanker.

Sel bunuh diri

Riset lain dilakukan oleh Chee Yan Choo dari Sekolah Farmasi Universitas Sains Malaysia. Chee menguji ekstrak umbi dan daun keladitikus terhadap aktivitas sitotoksik pada sel leukaemia P388. Hasilnya IC50 ekstrak kloroform umbi mencapai 6,0 µg/ml; ekstrak heksan 15,0 µg/ml. Kloroform dan heksan adalah pelarut yang digunakan untuk memperoleh senyawa aktif dalam sediaan herbal. Sedangkan IC50 ekstrak kloroform daun 8,0 µg/ml; IC50 ekstrak heksan daun 65,0 µg/ml.

IC50 (IC=inhibition consentration) adalah konsentrasi yang mampu menghambat 50% sel kanker. Semakin kecil angka IC50 kian bagus karena berarti dosis yang digunakan kian kecil. Pada riset itu, untuk menghambat 50% sel kanker, cuma diperlukan 6,0 µg/ml ekstrak kloroform umbi keladitikus.

‘Keladitikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). RIPs merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya,’ kata Peni Indrayudha.

Pembuktian lainnya dilakukan oleh Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat Universitas Sains Malaysia. Ia menemukan senyawa antikanker dalam keladitikus bernama fitol. Mekanisme fitol melawan sel kanker dengan cara apoptosis. Sel kanker terlampau ‘sakti’ sehingga tak pernah mati. Nah, fitol memberikan pisau tajam kepada sel kanker. Yang terjadi kemudian, sel kanker bunuh diri. Ketika itulah pasien sembuh.

Obat Herbal Penyakit Kanker

Obat Herbal Penyakit Kanker
(Ekstrak Sirsak & Ekstrak Keladi Tikus)

Paket Hemat Obat Kanker De Nature

Pkt 1 Minggu Rp. 315.000 (1 Btl Zirzax & 1 Btl Typhogell)
Pkt 1 Bulan Rp. 1.150.000 (4 Btl Zirzax & 4 Btl Typhogell)
Pkt 2 Bulan Rp. 1.995.000 (8 Btl Zirzax & 8 Btl Typhogell)

 

“Harga Obat Belum Termasuk Ongkir Ke Alamat”

 

Format Pemesanan

NAMA # ALAMAT # NO. TLP # OBAT YANG DIPESAN # TUJUAN PEMBAYARAN
(BCA & BRI)
Pembayaran Produk Cv. De Nature
 
*KIRIM KE CUSTOMER SERVICE KAMI*
CUSTOMER SERVICE OBAT WASIR AMBEJOSS

Custimer Service Kami Akan Memandu Anda Untuk Proses Selanjutnya